Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Kethoprak SABDA Space Bag. 10 (Bukan Pertarungan April Mop)

Tante Paku's picture

     DAMAI tak diperoleh dengan memenangkan perang. Damai sejati datang melalui usaha untuk saling mengerti satu sama lain. KEPEDULIAN adalah mengakui perbedaan dan kesalahan, menghormati satu sama lain ,dan berusaha mencapai KESATUAN. Hanya dengan mengampuni sebagaiman kita diampuni, kita dapat berharap dunia tenteram dan damai. Sebab, di mata TUHAN kita semua adalah orang-orang yang sangat penting, tanpa memandang status di dunia ini. TUHAN menilai kita dengan hikmat, tanpa memandang prestasi atau kekurangan.

     Setelah pertemuannya di sini , Pendekar Pedang Api  MAKIEMPOS GAOL masih melanjutkan adu jurusnya dengan sahabat lamanya Pendekar Rimba Raya ALVARES. Kethoprak SABDA Space bagian ke 10 kembali di gelar dengan episode Bukan Pertarungan April Mop, karena walau pertarungan mereka terjadi di bulan April, tapi semua pendekar yang melihatnya berharap itu buka sekedar kejutan di awal April ini.

Kiem : "Renungkanlah sdr. Alvares, apakah, menyembah dalam roh dan kebenaran, penyembahan akhir jaman, yang dikehendaki oleh Tuhan?"

Alvares : "Langsung saja tanpa basa basi, Nabi Kiem yang ajaib dan supranatural, Bukankah itu berarti bahwa berbahasa roh TIDAK membuat orang tersebut menyembah dalam Roh dan Kebenaran?"

Kiem : "Rasanya tidak tepat julukan "NABI" dari anda, dan hanya andalah yang mengatakan demikian, dan itu SALAH. Sebenarnya, kalau dicermati, jurus saya sudah ada jawabannya."

Alvares : "Salah Kiem, bukankah sudah pernah saya jelaskan dahulu mengenai jabatan Nabi yang anda emban."

Kiem: " ALVAREZ, bernubuat itu apa?, nabi itu apa?"

Alvares : "KIEM, tidak salah lagi anda NABI AJAIB DAN SUPRANATURAL

Kiem : " Alvarez, dimana ada tertulis "Nabi Musa"?? Sdr. Alvazez, Anda adalah seorang Penyusup di SS ini,"

Alvares : "Ho ho ho.....Nabi KIEM bernubuat tentang MUSA bukan Nabi ha ha ha....."

Kiem :  "Alvarez, saya hanya mengatakan belum saya temukan di Alkitab"

Alvares       : "Nabi Kiem, tentu saja anda belum menemukan di Alkitab!"

Kiem : " Alvarez, berhentilah anda menyesatkan dan Memprovokasi.  Alvarez, CC. ADMIN, kalau mengutip jangan sepotong-sepotong., saya persoalkan anda memotong-motong."

      Para pendekar yang mendengarkan perdebatan mereka itu tak tahan untuk ikut-ikutan nimbrung saling melempar jurusnya.

Adrina : "Anda menafsirkan 'menyembah dalam roh' = 'berbahasa roh'. Saya kira anda telah keliru dalam menafsirkannya."

Kiem: "Saya berkesimpulan bahwa anda belum lengkap membaca isi blog saya.'!"

 Pniel : "Kiem, red herring!"

Kiem : "SEKEDAR BASA BASI, Prinsipnya sebenarnya, saya hanya BELAJAR untuk konsisten pada Topik Pembahasan SAYA SENDIRI, agar lebih memberkati orang banyak, alias MUDAH DIMENGERTI!"

Pniel: "Pak Kiem, koq berubah jadi iklan rokok A Mild sich! "BUKAN BASA BASI" hehehe..."

Alvares: "Sabar PNIEL, sabar yaa......"

Adrina: "Pak Kiem jika anda tak setuju penafsiran saya, silahkan anda bantah, jangan LARI - LARI ke tempat lain!"

Kiem : "Saya kira tidak ada yang menyimpang dari konteks disitu. Yang berbeda adalah pengertian konteks antara saya dan anda berbeda."

Adrina : "Kiem, Pengalaman hidup JANGAN dijadikan DASAR kebenaran ! Kiem, anda kembali telah ASAL COMOT ayat, hanya demi mendukung pandangannya sendiri.  Inilah yang disebut dengan EISEGESIS, dimana pandangan sudah ada terlebih dahulu, lalu itu DIPAKSAKAN MASUK ke dalam Alkitab. Sekali lagi saya katakan: JANGAN LARI ke tempat lain, silahkan anda jelaskan berdasarkan pada KONTEKS yang ada."

Kiem : "Saya membaca komentar anda, anda sudah memaksakan kehendak anda, yaitu bagaimana yang anda tahu CARA MEMBAHAS ALKITAB. Anda sudah mengatakan saya asal comot. Anda belum membandingkan cara saya "mencomot" dengan Cara Paulus "mencomot, dan dengan "cara Yesus "mencomot", dan cara anda tidak mencomot (tapi cara yang menurut anda benar).  RENUNGKANLAH DULU ITU!"

Adrina : "Dengan mengklaim saya TIDAK MAMPU mengikuti alur tulisan anda tanpa sama sekali memberikan sanggahan terhadap 'ketidak mampuan' saya itu, jelas merupakan omong kosong."

Kiem : "KOMENTAR ANDA SUDAH LARI DARI TOPIK INI, Nantilah kalau ada kesempatan, saya jawab SEBISANYA."

Adrina :  "Saya tidak lari dari topik anda. Justru anda yang telah LARI dari topik anda sendiri. Dan saya merasa heran bukan kepalang."

 Kiem : "KENAPA ANDA BERBEDA DENGAN ORANG LAIN YANG SUDAH BERKOMENTAR DI BLOG INI????"

Adrina : "Apa dalam memahami Alkitab / diskusi, kita tak boleh berbeda pendapat ? Silahkan anda tunjukkan mana ayat Alkitab yang tidak memperbolehkan kita beda pendapat ?"

Kiem : "Apakah anda lebih memahami Alkitab dari mereka??, atau sebaliknya??."

Adrina: "Dari mana anda tahu saya lebih memahami Alkitab dari mereka? Pak Kiem, jangan asal menuduh orang sembarangan."

Kiem : "Memang kalau saya layani Adrina dalam perdebatan ini, maka hasilnya mungkin BLOG INI AKAN MENJADI BLOG PALING RAMAI, tetapi hasilnya hanya "CAPEK DEH", dan SAYA TIDAK MENGHALALKAN YANG DEMIKIAN, sebab saya di SS ini adalah untuk melayani TUHAN dan UNTUK TUHAN, bukan untuk popularitas saya pribadi.

Saya masih ingat pesan  MAMAK saya : "Kiem anakku,

Jaga kualitas postingan"

Adrina : "Kiem, Saya tak butuh bahasa roh !!!"

JF"Horas amang. Dalam blog amang manusiakan terdiri dari tubuh, jiwa dan roh. Amang menyadari tidak, bahwa tubuh, jiwa dan roh amang itu hidup dan berkata kata."

Kiem  : "Kalau kata-kata JF ini ditimbang dengan alkitab, itu adalah HATI NURANI. Hati nurani selalu berbicara atau menjerit setiap ada pelanggaran."

JF  : "Kalau kita sepakat bahasa roh = bahasa hati nurani. silahkan renungkan BAHASA HATI NURANI kamu. Yesus Kristus TELADAN Sempurna Kehidupan, apakah DIA berbahasa roh seperti yang kamu maksud ? BAHASA ROH YEsus Kristus, adalah BAHASA HATI NURANI, BAHASA BELAS KASIHAN."

Kiem : "Hati nurani itu berbeda dengan HATI. Hati itu adalah perasaan, feeling, dan lain-lain. Sedangkan HATI NURANI hanya berbicara soal KEMURNIAN"

JF  : "Kan dari awal sudah bilang dan saya tanya,Manusia dibagi kedalam berapa bagian ? pahami dulu baik-baik bagian manusia, jikalau kamu pisahkan, hati, nurani, tubuh, jiwa, roh, pikiran, perasaan, insting, kaki, puser, udel, wah wah makin kacau aza...jangan kamu seenak perut dan udelmu aza, bilang hati lain, perasaan lain, pemikiran lain, hikmat lain."

Kiem : " Bagaimana sih JF ini, kan saya sudah bilang kata orang Psikologi (ILMU JIWA). Psikologi = ilmu jiwa, jadi yang saya uraikan itu masuk dalam golongan JIWA. Jadi tetap manusia itu terdiri dari TUBUH, JIWA dan ROH. Dari awal, yang saya ragu (karena tidak menemukan ayat referemnsi yang pas) adalah : Apakah HATI NURANI ITU ADALAH ROH MANUSIA, sebab menurut pemahaman Alkitab, bahwa HATI itu masih berbeda dengan HATI NURANI."

Samuel Franklyn : "Kim sebaiknya baca dulu blog saya supaya paham apa itu maksudnya roh dan apa maksudnya menyembah dalam roh dan kebenaran."

Kiem: "Sam, ternyata kita beda guru dan aliran kungfu!"

Samuel Franklyn : "GURU SAYA ALKITAB! Kiem, kiem. Guru kamu itu bukan Alkitab yah? Roh Kudus guru kamu? Nggak mungkin Roh Kudus main asal comot ayat seperti yang kamu lakukan.

Kiem : " Guru saya Alkitab juga, dan diyakinkan oleh Roh Kudus!"

Lucky Gitaris: "NUMPANG LEWAT.....??????"

Kiem: "Sdr. Luki Gitaris , Kalau anda numpang lewat tanpa BERSUARA, anda bisa kena hukum adat, dituduh berlaku ASUSILA!!"

Hiskia22: "Kiem...."

Kiem: "Hmm."

Hiskia22 : "Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkw..............."

Kiem : "Halah mesti kok ngakak lho, ada maksud apa di balik tawamu kepadaku?"

Hiskia22 : "pada saat ini Tuhan telah memberikan bahasa roh kepada saya. Dan bahasa roh itu adalah bahasa Indonesia. maka saya akan meyembah Allah dengan bahasa Indonesia yang sudah dikaruniakan Tuhan Allah kepada saya. Tentu saja di dalam kebenaran yaitu Yesus Kristus."

Kiem: "Saya tidak tahu kebenarannya, anda berbahasa roh dengan bahasa Indonesia, di Indonesia, di Kota? Jika benar demikian, maka itu bukan bahasa roh, tetapi NUBUATAN. Berarti anda adalah Nabi seperti dikatakan Alvarez!"

Hai Hai : "Kiem, Memahami Roh...."

Kiem : " Hai-Hai, ada perbedaan nyata."

Hai Hai  : "Kiem, Jiwa Bukan Roh."

Kiem     : "Hai hai jika memang demikian yang dikatakan Alkitab?"

Hai Hai  : "Saudara kiem, silahkan lakukan yang anda lakukan. Bila anda meyakini hal itu baik, maka lakukanlah. Bila ternyata hal itu tidak baik, maka cepat atau lambat anda akan memahaminya dan tidak melakukannya lagi."

PlainBread : "Alvares, Hati2 loh. Semakin elu anti sama orangnya, elu bisa makin sama kaya orangnya...."

alvarez :

"GAK MUNGKIN LA YAO......."

Tony Paulo : "jujur baru kali ini saya perhatikan ada orang yang sudah pernah berbahasa roh, begitu menentang pengunaan bahasa roh?"

Alvares : "@tonypaulO, bukan bahasa roh yang menjadi masalah!"

@Tony Paulo: "@alvarez, lain ladang lain belalang, suatu ungkapan yang tepat untuk kondisi ini, mungkin terkesan "Ekstrem", dari sudut ladang yang lain, namun relevan dari sudut ladang yang dipijak oleh @Kiem"

Alvares: "untuk diketahui bahwa saya berpijak di ladang yang sama dengan kiem, hanya belalangnya yang tidak sama."

@Tony Paulo: "@alvarez, Nabi adalah nabi, belalang adalah belalang!"

Alvares : " Entah dengan anda, yang pasti saya bukan belalang. Selama ini saya selalu mau memahami Kiem walaupun dia menubuatkan saya GAGAL, MISKIN, SOMBONG dan terakhir dia melihat dalam roh bahwa saya adalah seorang MUSLIM, sungguh AJAIB dan SUPRANATURAL . Menurut Nabi Kiem hal itu bergantung kepada Roh yang Ajaib dan Supranatural serta HATI NURANI SUCI Kiem. Walaupun saya sudah lembut tetap saja Nabi Kiem diperintahkan roh untuk tetap seperti itu. Bagaimana dengan pemahaman anda sendiri? silahkan utarakan pandangan anda ya.....?!"

@Tony Paulo: "Sekedar tips dari @tonypaulo, ia selalu mendengarkan lagu rohani sambil merespon atau memberikan pendapat, sehingga jika @tonypaulo seorang manusia biasa yang bisa naik pitam jika dikata-katai tolol, dsb, damai sejahtera Tuhan Yesus tetap meredakan temperamen @tonypaulo dan bagian kita adalah memberkati, bukan saling mengutuki kan sesama anak Tuhan dalam hal ini @tonypaulo bukanlah pembela atau pendukung @Kiem, @tonypaulo hanya berbagi pendapat saja, bersabarlah @alvarez, mari kita temukan kebenaran itu bersama-sama."

Alvares : "Hehehehe dari dulu juga saya sabar kok tony, justru saya ingin menemukan kebenaran bersama-sama dengan cara bertanya seperti tadi saya bertanya pada anda mengenai koment pada hiskia? ataukah bertanya sudah sama artinya dengan bertengkar"

@Tony Paulo : "Dalam beberapa hal @tonypaulo tidak sepenuhnya sepakat dengan @Kiem, tetapi hal tersebut bagi  @tonypaulo masih dalam toleransi yang mungkin belum terlalu prioritas untuk diberikan pendapat lebih lanjut. jika ada yang perlu dikoreksi dari pemahaman @kiem mari dilakukan dengan cara yang elegan, santun dan penuh kasih sehingga jika @kiem pun ternyata didapati keliru memahami tentu akan mengkoreksi pemahamannya tersebut dan lagu rohani itu baik untuk didengarkan ketika dalam situasi2 seperti ini sering kita terpancing emosi sudah mencobanya @alvarez?"

Alvares : "Untuk mengoreksi pemahaman yang salah, kita perlu mengetahui dengan jelas dan pasti apa yang diajarkan. Untuk itulah kita bertanya dan berdiskusi, yang menurut Nabi Kiem adalah bertengkar jika kita bertanya pemahamannya. Yang lebih memperparah keadaan, justru anda bertanya mengapa orang yang sudah pernah berbahasa roh kini menyalahkan orang yang berbahasa roh? jadi tolong @tonypaulo yang saya yakin mungkin lebih mengerti permasalahannya untuk sharing dengan cara yang baik dan elegan, saya sendiri saat ini juga masih belajar kok. Jadi KEBIASAAN BURUK ITU TONY, jangan diulangi terus terusan ya!"

Kiem: " Alvarez, Anda sudah CURANG dan JAHAT, STOP!!!"

Alvares : "Ingatlah selalu untuk berbahasa roh dan mendengar lagu rohani, janganlah panas hati terus menerus, ingat berdoa juga ya Nabi Kiem"

Kiem: "Saran anda sangat baik dan patut diterima sepenuhnya. Terimakasih atas sarannya, Tuhanlah yang menolong saya untuk melakukannya, dan Tuhanlah yang membalaskan segala kebaikan anda. Tuhan Yesus memberkati anda."

Alvares : "Salam Damai Sejahtera saudara Kiem,Terima kasih juga anda sudah mau bersabar, kiranya anda selalu diberi penguasaan diri selalu Tuhan Yesus memberkati"

     Perbincangan dalam mengadu jurus ada reda sejenak. Masing-masing pendekar duduk kembali sambil menikmati minuman kesukaannya masing-masing, sambil mengipas-ngipas tubuhnya dengan bajunya masing-masing. Maklum pertarungan tadi cukup menguras tenaga dan keringat. Di tengah asyiknya menikmati semilir angin di tempat itu, Alvares membuka pembicaraan kembali.

Alvares : "Mengenai menguji roh, apakah Kiem selama ini sudah menguji semua ilham roh maupun manifesasinya seperti yang anda miliki, yaitu roh yang Ajaib dan Supranatural? dan bagaimanakah cara anda mengujinya?"

Kiem : "Lho, kan kita sudah sepakat diatas, bahwa kita akan akhiri diskusi di antara kita? Saya mengatakan hal ini, bukan karena apa-apa, tetapi karena saya melihat anda bertanya berulang-ulang, tidak ada habisnya, CAPE DECH. Kadang-kadang pertanyaan anda tidak nyambung.Walaupun saya menjawab dengan ayat-ayat alkitab, andapun tidak MAU membaca dan mengerti penjelasan saya pada setiap komentar. Itulah sebabnya saya berpendapat tidak ada gunanya berdiskusi dengan anda."

Alvares  : "Jangan membesar-besarkan masalah dong, kan cuman berdiskusi aja."

     Tapi Kiem kembali panas, adu jurus pun kembali menghangat. Mereka berdua meloncat ke luar lagi. Saling pasang kuda-kuda, saling memandang dengan waspada, saling menunggu untuk diserang.  Tiba-tiba keduanya berteriak dengan sama keras disertai tenaga dalam yang dahsyat kekuatannya, hingga banyak pohon yang rubuh, tumbang seketika.

 "MINGKEM!!!!"

     Dan ada seorang pengunjung yang kena akibat dari teriakan dua pendekar yang disertai tenaga dalam tingkat tinggi dari jurus RAUNGAN SINGA LAPAR itu, dan seorang reporter berhasil mengabadikan "korban" akibat jurus tersebut, gambarnya seperti di bawah ini.

 

(Bersambung)

 

Semoga Bermanfaat Walau Tak Sependapat

 

 
__________________

Semoga Bermanfaat Walau Tidak Sependapat