Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs SABDASpace

Divine connection

victorc's picture

Divine connection

 

Shalom aleikhem,

Para pembaca yang terkasih, mungkin Anda pernah mendengar mengenai" Divine connection", yang dalam pemahaman sederhana kami adalah bahwa tidak ada kebetulan dalam hidup ini. Kalau suatu pagi Anda bertemu kawan lama secara kebetulan, atau bertemu seseorang yang ternyata pas banget dengan apa yang sedang Anda cari hari itu, kemungkinan besar adalah Tuhan yang mengatur pertemuan-pertemuan itu.

Atau bahkan bukan saja pertemuan yang "kebetulan", namun bisa juga ada hal-hal lain yang seperti ada yang mengaturnya, tentu itu jika kita peka dalam memaknai karya penyertaan Bapa di surga.

Untuk memperjelas sedikit tulisan yang terkesan ngalor ngidul ini, seperti yang penulis pernah kisahkan beberapa minggu lalu, penulis baru menyelesaikan kelas bahasa Ibrani. Memang secara teknis gramatikal tidak mudah buat penulis untuk mendalami bahasa Ibrani, namun ada hal yang menarik. Suatu kali tutor kami membahas mengenai kisah perjumpaan nabi Elisa dan perempuan di Sarfat. Selama 2-3 kali pertemuan topik ini terus dibahas. 

Yang menarik, kira-kira 2 hari setelah itu, ada seorang kenalan yang minta tolong untuk menyebarkan selebaran (flyer) untuk kelas bahasa Inggris online. Sebut saja namanya Ibu Z. Memang ibu Z ini pernah cerita kepada penulis bahwa usahanya membuka kelas bahasa Inggris bagi klien-klien company di Indonesia menjadi macet total gara-gara pandemi.

Entah kenapa penulis jadi teringat akan kisah nabi Elisa tersebut, lalu penulis katakan untuk menghibur beliau : "Ya bu, akan saya bantu teruskan flyer ini. Jangan khawatir bu, minyak dalam buli-buli ibu tidak akan habis, dan tepung dalam tempayan juga tidak akan habis. Karena Bapa di surga tidak pernah melupakan anak-anakNya." Kira-kira seperti itu yang penulis sampaikan.

Dan memang Roh Kudus juga beberapa kali ingatkan kepada penulis akan teks ini, akan janji pemeliharaan Tuhan yang senantiasa tersedia bagi semua anak-anakNya yang bersandar kepada-Nya.

Pertanyaan : apakah suatu kebetulan bahwa tutor memilih teks tentang nabi Elisa tersebut dalam Kitab Raja-raja? Atau hal tersebut merupakan bagian dari Divine connection?

Lalu setelah penulis bantu sebarkan flyer tersebut, kira kira 3 hari kemudian ibu itu menyampaikan bahwa kelas bahasa onlinenya sudah akan dimulai dengan beberapa peserta, dan malah ada juga klien yang memesan paket untuk kelas bisnis. Puji Tuhan.

Demikianlah kisah singkat, bahwa kelas bahasa Ibrani yang bagi penulis agak sulit, namun ternyata ada berkat yang dapat penulis bagikan untuk seorang ibu yang mengalami kesulitan di tengah pandemi ini.

 

Penutup

Demikian juga janji Tuhan buat para pembaca sekalian. Canangkan firman ini dalam benak bapak ibu dan para sahabat sekalian: "Jangan khawatir tentang apapun juga, minyak dalam buli-buli Anda tidak akan habis, dan tepung dalam tempayan juga tidak akan habis. Karena Bapa di surga tidak pernah melupakan anak-anakNya." (baca juga Matius pasal 6)

Bapa di surga mengasihi Anda semua.

 

Versi 1.0: 5 Aug 2021, pk. 9:38

VC

 

Bacaan:

(1) Charisma Magazine

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.

victorc's picture

Pesan dari ibu Z

Shalom aleikhem,

Menyambung kisah ibu Z di atas, beberapa hari kemudian ibu tersebut menyampaikan kelanjutan kisah beliau, yang bagi saya sekali lagi merupakan petunjuk Divine connection atau bagaimana Tuhan berkarya secara ajaib dalam hidup orang percaya.

Demikian pesan dari ibu Z:

"Selamat pagi pak...

Saya mau sedikit bercerita saja... Sesuatu yang menguatkan saya.

Waktu saya dihubungi majelis komisi anak pada akhir Juni atau awal Juli lalu untuk menjadi pengurus sekolah minggu, salah satu kekhawatiran saya saat itu selain apakah saya mampu, saya juga khawatir, nanti pas peneguhan saya gimana ya..

 

Saya kan tidak ada uang untuk beli baju putih, sedangkan baju putih saya hanya tinggal baju putih GSM yang brukat yang sudah tidak muat sejak lama... 

Saya hanya pernah memakai beberapa kali. Baju itu nggak muat karena waktu baju itu dibuat, saya tidak diukur... Baju itu dibuat hanya mengikuti ukuran baju orang gemuk lain di sekolah minggu. 

Saat itu saya mau menjawab tidak karena masalah baju. Tapi saya pikir bapak majelis juga benar: kalau Tuhan mau memakai saya, Tuhan pasti menyiapkan segala sesuatunya. 

 

Di situ saya mengimani juga kalau saat itu masih Juli, saya pikir peneguhan mestinya di pertengahan atau akhir Agustus. Semoga saya punya uang untuk membeli baju putih dan bawahan hitam. 

Eh, satu dua minggu kemudian, keponakan yang ikut saya dari bayu bilang dia jadi BP di komisi remaja. Waduh... Tuhan becanda nih...

 

Masalah baju dan bawahan saya blom selesai, eh dia juga butuh baju yang sama... Baju putih paling tidak... 

 

Lalu akhirnya Agustus datang... Berkat bantuan bapak juga, saya mulai ada beberapa yang les, saya pikir mestinya saya sudah bisa beli pakaian buat nanti peneguhan yang saya pikir akhir bulan... 

 

Eh, taunya semalem masuk ke grup WA badan pengurus yang mengatakan bahwa peneguhannya hari minggu ini... Aduuuh... Mateng deh... Saya cari-cari baju di lemari, Saya menemukan keponakan ada satu baju putih kemeja tangan panjang. Wah aman deh... Berarti tinggal saya nih. Saya coba cari di toko baju online yang biasa saya beli baju... Dia jual baju kemeja putih 40.000... Eh tapi pas ga ada yang gede dong ????. .. 

 

Kemudian saya berpikir satu satunya jalan ya hanya membongkar dan permak baju GSM yang brukat itu... Saya harus potong lengannya dan bagian belakang buat saya tambahkan kain agar bisa jadi pakaian yang lebih besar... Tapi ini nggak bisa dipakai keluar lah... Kayak sekali pakai saja, setelah saya tambahkan kain nggak bisa pake keluar lagi lah... Bajunya pasti aneh... 

Ya mau apalagi... Keadaan pandemi begini... Mau beli baju di mana juga... Kalo ada uang juga nggak bisa beli... 

 

Akhirnya semalem saya telpon teman, saya tanya apakah peneguhan akan ada puter-puter balik badan mengingat selama ini kalau peneguhan kita akan menghadap ke jemaat... Tetapi ini kan melalui zoom.

Dia bilang ini peneguhan pertama kalinya menggunakan zoom... Jadi dia nggak tahu... 

 

Di tengah desperatenya saya, saya ambil baju brukat GSM itu... Saya mulai mikir gimana mau saya permak... Duh pas diangkat aja bajunya keliatan kecil banget dari ukuran baju-baju saya yang lainnya.... 

 

Dengan berat hati saya coba masukin ke lengan saya... Loh... Saya kaget karena ternyata lengannya bisa masuk... Coba masukin lengan satunya lagi... Loh koq nggak sempit... 

Akhirnya saya mencoba mengancingkan bajunya... Ya Tuhan.... Itu baju yang selama saya ini saya jadi GSM itu nggak muat, tapi semalem muat... ????????????

 

Sekarang saat saya berpikir kalau Tuhan pasti menyediakan dan sebenernya saya nggak tahu harus apalagi dan bahkan berpikir konyol untuk bongkar itu baju, eh baju itu ternyata muat..."

 

Demikian sekelumit pesan dari ibu Z. Bagi bapak ibu yang sedang melayani sebagai apa saja di Gereja Bapak Ibu, tetao semangat ya...Pasti ada kejutan-kejutan kecil dari Tuhan bagi anak-anakNya. 

 

JBU

VC

__________________

Dari hamba yang tidak berguna (Lih. Lukas 17:10)

Prepare for the Second Coming of Jesus Christ.