gereja
Gereja yang Sempurna
Belum lama ini saya membaca seorang pendeta di FaceBook berkata begini: "Tidak ada gereja yang sempurna. Kalau ada gereja yang sempurna lalu kita bergabung dengan gereja tersebut bukankah gereja tersebut menjadi tidak sempurna?" Ungkapan begini sebenarnya sudah lama sering saya dengar tapi pada kali itu saat saya membaca ungkapan ini hati saya menolak ungkapan ini. Akhirnya saya merenungkan ungkapan tersebut.
By Yenti - Posted on August 15th, 2010 Tagged:
Setiap Gereja mempunyai “ gaya entertain” masing-masing. Ada gereja yang “ mengentertain” jemaat melalui khotbah yang enak didengar oleh telinga. Ada gereja yang “mengertertain “ jemaat dengan kesaksian yang melegakan hati.
By Yenti - Posted on August 10th, 2010 Tagged:
Ukuran Keloyalan Gereja
A : Eh, udah lama kagak lihat loe di gereja ?
B: G masih pergi kok. Kadang kebaktian 1, kadang kebaktian 2. Kadang-kadang kalo lagi kepengen dan rajin , g bisa kebaktian di Gereja B.
A : Wah, loe ye, ke gereja kok pindah-pindah. Kayak g donk. G paling loyal sama gereja Kagak pernah sekalipun g ke gereja lain. Kebaktian yah satu tempat aja, ngapain juga pindah-pindah.
B: Emang loyal bisa diukur dari sana yah? Ke gereja lain, nggak pp lagi, biar kamu juga tahu suasana kebaktian di gereja lain gimana dan ajarannya gimana.
A : Rajin amat. Kalo g seh malas. Ke gereja A, yah A aja. Ngapain juga coba-coba ke gereja orang lain?
Ukuran Kesetiaan Pelayanan dalam gereja
A: Eh, loe ye, pake berhenti pelayanan segala. Dalam Kamus Kekristenan, tidak ada yang namanya cuti. Sekali cuti, pasti akan cuti selamanya.
Belum ada user yang menyukai
By teograce - Posted on July 19th, 2010 Tagged:
*** di gereja A ***
"Tidak bisa seperti ini terus. Setelah dibina, lantas orangnya pergi ke gereja lain. Kita mendirikan pos, lantas pos itu berdiri sendiri, dan akhirnya menjadi sinode sendiri menjadi gereja besar, kita tetap seperti ini."
Hari ini Minggu, dan waktunya pergi ke rumah si Bos
Datang telat, tapi masih kebagian doa pembukaan sebelum kebaktian.
Nyanyi, amen amen en denger firman bgtulah.
Hari ini khotbahnya diambil dari Kej 6: 14-17 ttg nabi Nuh
Poin pertama, pendeta sya bilang bahwa bahtera a/ lambang dr gereja.
By bayem - Posted on March 1st, 2010 Tagged:
Kenapa orang Kristen perlu datang ke Gereja? Ini pertanyaan yang kembali terngiang-ngiang di telingaku untuk dijawab. Kenapa ya koq katanya kita harus datang ke Gereja, dengerin Kotbahnya pendeta, nyanyi-nyanyian gerejawi, kasih persembahan, dan lain lain sebagainya. Kan sekarang sudah ada tuh acara kotbah di Televisi... kan enak tinggal nonton aja di rumah...
Belum ada user yang menyukai
By wkusuma - Posted on January 9th, 2010 Tagged:
beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan mimpi, di mimpi tersebut saya pulang ke rumah dan ketika sedang makan bersama keluarga saya datang 2 orang pengamen... pada awalnya saya tidak ambil perhatian kepada pegamen itu, meskipun mereka menyanyikan lagui gereja.. "Penuhi aku sekarang" saat itu saya cuma berpikir hmmm... banyak yang sudah bertobat di indonesia.. Puji TUhan..
Belum ada user yang menyukai
Tulisan ini memang secara khusus ditujukan kepada Adam Kurniawan alias Dede Wijaya, karena di dalam salah satu komentarnya, di blog Billy Chien (di tulisan berjudul: “Matius 7:15”), beliau menganjurkan kepada kami (Julius, Billy, Smile, Pardi, dan semua yang lainnya juga) supaya meninggalkan saja gereja-gereja yang selama ini kami hadiri atau tergabung sebagai anggota. Dan, dia juga menganjurkan supaya kami bergabung ke Gereja Baptis Independent Alkitabiah (GBIA), yang tidak lain adalah denominasi dari saudara Dede Wijaya sendiri. Tadinya saya sudah hendak membalasnya di blog Billy tersebut, tetapi setelah ditimbang-timbang, akhirnya saya pikir lebih baik kalau saya membalasnya sebagai sebuah “new thread” saja, di blog saya ini. Maka, jadilah tulisan ini saya muat di sini.
Belum ada user yang menyukai
Di sini saya akan memuat isi bab yang ketiga dari buku "Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun". Di dalamnya nanti Anda akan diperkenalkan kepada para penyamun di dalam gereja-gereja sekarang ini. Mereka itu tidak lain dari para pendeta/gembala gereja-gereja itu sendiri. Mereka mengenakan jubah seorang gembala, tetapi mereka tidak lain adalah para pencuri. Merekalah yang disebut oleh Yesus sebagai "gembala-gembala palsu" atau "gembala-gembala upahan", yang dilawankan oleh Yesus dengan diri-Nya sendiri, yang adalah "Gembala yang baik". Gembala yang baik selalu hanya berfokus untuk memberi. Tetapi, gembala-gembala palsu itu selalu berfokus untuk mengambil. Baca sajalah selanjutnya.....
Belum ada user yang menyukai
Belum ada user yang menyukai
Tahun lalu (2008) saya telah menulis dan menerbitkan sendiri (self-publishing) sebuah buku, yang saya beri judul: "Rumah Tuhan menjadi Sarang Penyamun". Dan, sub judul: "Menuju Reformasi Gereja yang Sebenarnya". Terbitan yang pertama itu terbatas, baik dalam jumlah (hanya 1000 eks.) maupun dalam peredarannya (hanya di kota Medan dan sekitarnya saja). Supaya penyebarannya bisa lebih meluas, sekarang ini saya sedang mencari penerbit yang cocok untuk menerbitkan edisi yang keduanya, yang sudah saya siapkan. (Ternyata, tidak mudah juga untuk menemukan penerbit Kristiani yang ber-visi luas sekarang ini!).
Belum ada user yang menyukai
Sekarang ini, jumlah gereja sudah sangat banyak atau, lebih tepatnya, sudah kelewat banyak, atau sudah kebanyakan! Jumlah pendeta (atau yang disebut begitu), tentunya, sudah berkali-kali lipat banyaknya, dari jumlah gereja yang sudah kelewat banyak itu tadi. Mengapa? Sebab, banyak juga pendeta yang tidak atau belum mendirikan/memimpin suatu gereja.
Belum ada user yang menyukai
Saya tidak tahu dengan Anda, tetapi saya, sejak menginjak dewasa (dan tidak lagi tinggal dengan orang tua), saya sudah beberapa kali berpindah-pindah (keanggotaan) gereja. Bahkan, sejak menjadi seorang pendeta, saya sudah dua kali ditahbiskan sebagai pendeta di lingkungan organisasi gereja yang berbeda.
Belum ada user yang menyukai
“Ketika kita berpaling kepada para teolog (atau kepada karya-karya teologi) untuk mendapatkan pertolongan dalam memahami suatu hal tertentu,
Belum ada user yang menyukai
By Hengky - Posted on September 30th, 2009 Tagged:
Saudara, Pelayanan anda di butuhkan dalam gereja dan pelayanan saudara itu unik, tidak dapat diganti orang lain. Saudara harus berfungsi sebagai anggota tubuh, mensupply tubuh sehingga tubuh Kristus bisa terwujud.
Mari kita lihat bagaimana wujud kehidupan Tubuh Kristus dalam Alkitab melalui 2 kisah di Alkitab.
Belum ada user yang menyukai
By Hengky - Posted on September 30th, 2009 Tagged:
{Efe 1:23} Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. {Yoh 2:21} Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. {Kol 1:18} Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.
Belum ada user yang menyukai
By Ari_Thok - Posted on September 14th, 2009 Tagged:
Beberapa hari lalu sempet ngobrol via ym yang membuatku agak kaget, ternyata yang selama ini kupikirkan ada juga yang memikirkannya. Biasa, rasan-rasan alias ngrasani hal-hal yang terjadi di sekitar, berikut cuplikannya :
mr x: pak ari malam pak
mr x has selected the "Orang Utan" IMVironment.
me: malam, kok masih bergelantungan, belum turun ya
mr x: hehe ogah turun ah
BUZZ!!!
me: gimana kabare? ultah gereja pie? ak gak datang semua neh, lagi ada acara ramadhan
mr x: hehehe
mr x: ]kamu jug liat monyetnya ya
mr x: kabare sedang2 aja
mr x: hehe
mr x: iya aku juga ngga dateng
mr x: malah kelalen klo ni ada ultah
me: wkwkwk
Belum ada user yang menyukai
By akhung - Posted on September 14th, 2009 Tagged:
Sadar tidak sadar kita umumnya fanatik dengan Gereja tempat kita bertumbuh. Apa buktinya? Seandainya Gereja kita di cap tidak rohani atau sesat atau tidak ada Roh Kudus. Secara otomatis kita akan membela mati-matian Gereja kita. Pertanyaannya apakah sikap fanatik salah?
Belum ada user yang menyukai
Saat terbangun, aku kembali sibuk dengan pikiran sendiri, tentang penguburan ayah nanti. Apakah ibu, kakak dan adik-adikku akan menangis. Aku sering melihat, kalau ada kematian, paling tidak tiga kali kerabat menangis. Saat melihat jenazah untuk pertama kali, saat penutupan peti mati, dan saat penimbunannya.
Belum ada user yang menyukai
By Yenti - Posted on September 1st, 2009 Tagged:
GEREJAKU ADALAH RUMAHKU
Gereja bukanlah sebuah gedung bangunan, melainkan kumpulan umat berdosa yang dipanggil keluar dari kegelapan untuk bersekutu bersama dalam Yesus Kristus.
Belum ada user yang menyukai
|